Polisi Selidiki Penyebab Ambruknya JPO di Pasar Minggu


JAKARTA - Polisi akan memulai penyelidikan penyebab ambruknya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Namun sejauh ini polisi belum menentukan apakah ada unsur tindak pidana atau murni musibah atas kejadian itu.


"Ini kan belum tahu apakah ada unsur pidana atau musibah. Nanti setelah ada pemeriksaan dari Puslabfor. Mereka penyidiknya. Kita sementara ini penanganan awal aja. Mobil (yang tertimpa JPO) dibawa ke Polsek (Pasar Minggu-red). Barang-barang dan puing ini dibawa ke kantor kecamatan (Pasar Minggu)," ujar Kapolsek Pasar Minggu Kompol Holden Sirait kepada wartawan di lokasi ambruknya JPO Pasar Minggu, Sabtu (24/9/2016).


Kapolsek Pasar Minggu Kompol Holden Sirait


Holden mengatakan bahwa tim Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik) Mabes Polri akan menyelidiki kemungkinan adanya unsur pidana yang bisa menjerat pihak-pihak tertentu untuk bertanggung jawab atas peristiwa ini.

Selain itu, dia berharap olah tempat kejadian perkara (TKP) dapat segera dilakukan. Namun, olah TKP itu bisa dilaksanakan setelah Puslabfor Mabes Polri menentukan jadwalnya.

"Kita ingin secepatnya (olah TKP). Tapi yang bisa menentukan (jadwalnya) puslabfor," kata dia.

Holden menyebut jumlah korban akibat peristiwa tersebut mencapai 10 orang. Data itu diperolehnya terakhir pukul 22.00 WIB.

"10 korban, 3 meninggal dunia. 7 luka luka. Masih simpang siur, ada yang jalan kaki, ada yang naik motor. Di RS Siaga Raya 2 orang, RSUD Pasar Minggu 1 orang," ucap Holden. 
(wsn/dhn)

0 comments: