Hanya Luka Ringan, 2 Korban JPO Ambruk di Pasar Minggu Diizinkan Pulang

JPO ambruk di Pasar Minggu

JAKARTA - Sahlan (18) dan Didi (15) diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing. Keduanya merupakan korban ambruknya pagar dan atap jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dua orang itu merupakan pekerja di toko sembako di dekat lokasi. Mereka mengalami luka ringan setelah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit (RS) Siaga Raya.

"Kondisi luka ringan dan sudah dilakukan pemeriksaan rontgen tidak patah, ada luka kita sudah lakukan penjahitan," ujar Direktur Utama RS Siaga Raya, Isa An-Nagib, di lokasi UGD Rumah Sakit, Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2016).

"Mereka sudah boleh pulang," sambungnya.

Isa mengatakan untuk soal biaya pengobatan awal ditanggung rumah sakit. Namum pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk penanganan selanjutnya.

"Untuk pasien sekarang masih tanggungan rumah sakit. Ke depan kita akan berkoordinasi, sementara ini belum bisa dijawab pasti kita tangani dulu masalah biaya nomor sekian," paparnya.

Namun Isa mengaku belum tahu pasti tentang penyebab kematian dua korban lainnya yaitu Aisyah dan Abdiyu. Kedua jenazah dibawa ke RS Fatmawati untuk proses visum.

"Penyebab kematian akan dilakukan visum tidak bisa dijawab di sini," pungkasnya.

0 comments: