Calon Gubernur DKI jakarta
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama pasangan Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat berdoa bersama sebelum berangkat menuju KPUD DKI, di Gedung DPP PDIP, Jakarta, Rabu (21/9). (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Jakarta Bakal calon gubernur dan wakil gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat telah mendaftar ke KPU DKI Jakarta. Ahok semringah karena diantar langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mendaftar ke KPUD.
Pasalnya, sebelum Selasa 20 September 2016 malam, Ahok gundah menunggu kepastian Megawati. Akankan memilihnya menjadi calon gubernur DKI Jakarta atau tidak. Mantan Bupati Belitung Timur itu tetap berharap dukungan dari PDIP , meski sudah mendapat dukungan dari 3 partai politik lain.
Drama politik jelang pendaftaran Pilkada DKI ini seperti mengulang peristiwa 2012 lalu. Kala itu yang menjadi bintang adalah Ahok. Drama-drama ini tercipta karena PDIP yang suka bermain teka-teki di menit terakhir. Baik saat pilkada 2012 maupun pilkada saat ini, Megawati lah sang juru kunci penetapan calon gubernur dan wakil gubernur.
Pasalnya, sebelum Selasa 20 September 2016 malam, Ahok gundah menunggu kepastian Megawati. Akankan memilihnya menjadi calon gubernur DKI Jakarta atau tidak. Mantan Bupati Belitung Timur itu tetap berharap dukungan dari PDIP , meski sudah mendapat dukungan dari 3 partai politik lain.
Drama politik jelang pendaftaran Pilkada DKI ini seperti mengulang peristiwa 2012 lalu. Kala itu yang menjadi bintang adalah Ahok. Drama-drama ini tercipta karena PDIP yang suka bermain teka-teki di menit terakhir. Baik saat pilkada 2012 maupun pilkada saat ini, Megawati lah sang juru kunci penetapan calon gubernur dan wakil gubernur.
Berikut beberapa kisah jelang pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur di era Jokowi-Ahok dan Ahok-Djarot.
